Blog Sajak Freethinker Indonesia

Tangis

setiap kali 
merindukanku 
kau selalu menangis

dengan nafas membara 
dengan nafsu memburu

setiap kali 
merindukanku 
kau bisikkan namaku

dengan hasrat memuncak 
dengan desah membasah

setiap kali 
merindukanku 
kau bayangkan diriku

tangismu 
bukan di mata 
tapi di selangkangan

Bayu Angora | 2016