Penyair Blog Freethinker Indonesia

Seruling

merdu sekali nyanyian malam

satu bintang kilaunya paling terang 
adakah itu kepingan rasa rindumu 
yang kau tetaskan dari surga?

merdu sekali nyanyian malam

sepertinya bidadari kesepian sedang 
meniupkan seruling dari atas sana 
di balik bintang paling terang

merdu sekali nyanyian malam

bintang paling terang jatuh ke bumi 
serpihan kilaunya menghampiriku 
adakah rinduku sampai padamu?

merdu sekali nyanyian malam

di saat mata lelahku hendak terpejam 
kau datang menyerahkan serulingmu 
sambil berbisik ke telingaku, 
“ini rusukmu kukembalikan!”

Bayu Angora | 2011