Freethinker Adalah Penyair Blog

Retak Seribu

berburu tanya tanah dan debu 
menggali hingga ke abu waktu 
kusapa kau dengan tanda seru 
kau jawab aku dengan sembilu

ini bahasamu?

berakit-rakit aku ke muaramu 
karam aku di dasar labirinmu 
kuraih kau dengan sari candu 
kau jemput aku dengan peluru

ini bahasamu?

gemertak dadaku retak seribu 
merindukan kau curam berliku 
kuselami kau dengan amarahku 
kau hantam aku dengan dejavu

ini bahasamu?

sebelum kau aku melebur satu 
aku terlanjur larut di bahasamu

Bayu Angora | 2012