Penyair Adalah Freethinker Indonesia

Politik Jembut Kusut

banyak mulut berbusa-busa 
mengocok perih mata telinga

dusta-dustamu menyertaiku 
seperti jembut di kelaminku

semakin dicukur semakin subur 
semakin dibabat semakin lebat

terlalu banyak jembut di mulutmu 
membuatku mual dan ingin kentut

mulai sekarang akan kusaksikan 
dusta-dustamu dengan pantatku!

Bayu Angora | 2012