Freethinker Adalah Puisi Penyair

Mutilasi

kutemukan karung 
dengan darah mengucur 
berisi potongan tubuh manusia

kulihat bagian kakinya 
penuh kotoran seperti jamban

kulihat bagian perutnya 
tergenang limbah seperti selokan

kulihat bagian tangannya 
menampung ratapan seperti kuburan

kulihat bagian wajahnya 
tiba-tiba saja matanya berkedip 
mengajakku untuk menertawakan hidup

Bayu Angora | 2017