Blog Puisi Freethinker Indonesia

Master Sensor

Banyak pilihan kata untuk mengungkap bahasa.

Namun tidak jarang pula orang 
yang memilih memaksakan kata tertentu 
kemudian malah disensor oleh dirinya sendiri.

Bangsat ditulis menjadi bangs*t. 
Kontol ditulis menjadi kont*l. 
Tai ditulis menjadi t*i.

Jika sensor tersebut merupakan kebijakan 
dari pihak luar seperti penerbit 
mungkin bisa dimaklum.

Tapi jika hal tersebut 
dilakukan oleh dirinya sendiri, 
ya mendingan cari padanan kata lain 
yang arti dan maknanya cukup mendekati.

Tidak berani bilang bangsat? 
Bilang saja garong.

Tidak berani bilang kontol? 
Bilang saja penis.

Tidak berani bilang tai? 
Bilang saja kotoran.

Ironis jika mengkritisi 
lembaga sensor dan penyiaran 
yang memburamkan dada di film kartun, 
tapi tanpa sadar dirinya melakukan hal yang sama.

– Bayu Angora