Freethinker Adalah Puisi Penyair

Kelakar

di malam yang liar 
dengan gejolak berpendar 
kau mengajakku diskusi di luar 
berkelakar tentang zakar dan mawar

kita mencoba sabar 
dengan ulu hati bergetar 
menantikan apa lagi yang mekar 
setelah kita memar dimabuk kelakar

kau terbahak lebar 
ketika terkapar di kamar 
karena kini kau kujuluki mawar 
alias mahluk waras penggemar zakar

Bayu Angora | 2011