Blog Adalah Freethinker Indonesia

Kasih Ibu

seperti biasa
aku menuju rumah
sambil berlari dan berdoa

langit kembali merah
pertanda segera hujan darah

aku terus berlari
sebelum gerimis amis
membasahi sekujur tubuhku

pintu rumah kian dekat
dan aku pun berlari kian cepat

sambil terus berdoa
aku berlari menuju rumah
tapi aku malah tersandung jatuh

aku mencoba untuk bangkit
sambil mengusap lutut yang sakit

di depan pintu rumah
ibu melotot dan menyeringai
sambil memegang erat gagang sapu

Bayu Angora | 2008