Sajak Blog Freethinker Indonesia

Kaktus

aku mencintaimu
tapi kau diam saja

aku mendekapmu
kau pun tetap sama

hingga dekapanku
kian menggumpal erat
dan tubuhku mulai berdarah

aku mengutukmu
dengan penuh amarah

aku menyumpahimu
dengan impian yang pecah

perlahan waktu menimbunku
menyembuhkan luka
dan harapan

hingga aku menyadari bahwa selama ini
aku mencintaimu dengan cara yang salah

Bayu Angora | 2018