Penyair Blog Freethinker Indonesia

Getah yang Bersarang di Jantungku

jangankan apa berapa dan bagaimana 
wajahku sendiri pun aku hampir lupa 
getah yang mondar-mandir di kepala 
kian buas mengikis rasa dan logika

desah ombak di leher pantai menyeretku 
pada pergumulan liar layaknya film biru 
menceburkan diri melebur kristal birahi 
bercinta di dasar laut bersama matahari

jangankan menulis frasa dan kalimat 
mengeja alfabet pun aku tidak ingat 
sisa getah ini terus berkembang biak 
nodai jantungku yang lelah berdetak

matahari mulai telanjang di ujung sana 
menyetubuhi lembayung di ranjang senja 
aku yang iri berusaha mengebiri mereka 
sambil menebak mana jantan mana betina

Bayu Angora | 2012