Freethinker Adalah Puisi Blog

Etalase Khotbah

terdamparlah aku di jantung megapolis 
di riuhnya lalu lalang para pengembara 
juga para pengusaha dan pengguna jasa 
yang saling menawar arti kata bahagia

langit yang miring kini semakin lebam 
layaknya doa yang terbentur di etalase

gemercik lendir membanjiri ujung kaki 
panjatkan kutukan hingga ke ubun-ubun 
doa-doa dan amarah dari nafas berbeda 
hendak pulang ke asal kisah yang sama

botol bir yang setia mendengar khotbahku 
membuatku berkaca dan tersenyum basah

Bayu Angora | 2013