Blog Sajak Freethinker Indonesia

Black Campaign

Setiap sales akan menganggap 
bahwa produknya selalu nomor satu, 
sedangkan produk yang lain nomor sekian.

Itu adalah hal yang wajar. 
Bahkan mau menganggap negatif 
bahwa produk lain lebih buruk pun silakan 
selama hal tersebut hanya berlaku secara internal.

Tapi ketika anggapan buruk dan negatif tersebut 
mulai disebarkan dan berlaku secara publik, 
lewat spanduk, media, televisi, toa, dll, 
maka itu adalah black campaign.

Cara busuk yang dilakukan oleh pecundang 
ketika tidak sanggup bersaing secara sehat.

– Bayu Angora