Freethinker Adalah Puisi Blog

Beragama dan Berkeluarga

Mau beragama atau tidak, itu adalah pilihan. 
Begitupun dengan berkeluarga, itu juga pilihan.

Orang memutuskan untuk beragama 
umumnya karena ingin menuju kebaikan. 
Begitupun orang memutuskan untuk berkeluarga 
umumnya karena mereka ingin meraih kebahagiaan.

Baik beragama ataupun berkeluarga, 
itu adalah pilihan, bukan kewajiban.

Tapi pada kenyataannya, 
hal tersebut justru dianggap 
sebagai kewajiban dan dipaksakan.

Maka jangan heran jika banyak orang 
menjadi linglung dan egois karena agama. 
Juga banyak orang semakin stres dan tertekan 
setelah pernikahan, punya anak, dan berkeluarga.

Anehnya, mereka yang linglung dan stres ini 
seringkali menjerumuskan orang lain 
supaya senasib dengan dirinya.

– Bayu Angora