puisi penyair freethinker indonesia

Sebelas Bintang Selepas Hujan

dini hari selepas hujan
tubuhku duduk di bebatuan
kedua kakiku berdekapan
memercik air di kolam ikan

sebelas bintang menggeliat
mengintip dari persembunyian
menyapa gemercik kolam
meninabobokan ikan-ikan

hingga jelang sepertiga malam
kutepikan kakiku di bebatuan
satu bintang menciumiku
yang lain mengikutinya

Bayu Angora | 2011

 

= Related Posts

Double Pedal satu kurang tiga terbilangmaka dua adalah duka menuju pecahkaki menabuh ambisi hingga jiwa kian berapihentakan penuh angkara tetaskan ...
Darah Biru meskipun aku darah biru tapi jangan kau cumbu kakiku cukup sandarkan pipimu ke dadaku supaya aku mudah mendekap gelisahmuBayu Angora | 200...
Mimpi Seekor Merpati kulihat keluarga elang sedang sarapan seekor anak ayamingin rasanya berada di antara mereka namun mereka malah mengusirku bahkan mengancam...
Berhala Tak Kasat Mata kisah purba yang menjadi dogma terasa benar jika kau meyakininyaberhala itu bukan hal buruk selama tidak menjadi belenggu bagi sesamaban...