puisi penyair freethinker indonesia

Zealotic

tanpa doa tanpa aksara keterasingan ini datang tanpa dicari tapi nada yang miring harus segera berdenting sebelum lagu ini kian sekarat dirajam lirik pengundang kiamat Bayu Angora | 2016  

freethinker adalah puisi blog

Tumbal

nafas sekarat memecahkan tangis dan jeritan raksasa tengah berpesta jasad yang diam mengutuknya dalam kelam Bayu Angora | 2016  

puisi blog freethinker indonesia

Tangis

setiap kali merindukanku kau selalu menangis dengan nafas membara dengan nafsu memburu setiap kali merindukanku kau bisikkan namaku dengan hasrat memuncak dengan desah membasah setiap kali merindukanku kau bayangkan diriku…

freethinker adalah puisi sajak

Sosialita

para istri yang super sosialita sibuk permak dan sedot lemak lalu para suami yang dermawan menyumbangkan lemak istrinya itu kepada kaum dhuafa yang kelaparan Bayu Angora | 2016  

puisi penyair freethinker indonesia

Sesat

semenjak jembut pindah ke dagu dan juga daki pantat pindah ke jidat aku jadi gemar mencatut kitabmu sambil menganggap orang lain sesat Bayu Angora | 2016  

penyair puisi freethinker indonesia

Sagitarius

aku persiapkan tigabelas anak panah untuk mengoyak mitologi duabelas anak panah kulesatkan untuk setiap zodiak di depan mataku satu tersisa kulesatkan untuk sang waktu yang masih saja merahasiakan apa zodiaknya…