penyair puisi freethinker indonesia

Piercing

dulu ada sembilan metal
menembus tubuhku

satu di bibir
satu di lidah
satu di hidung
satu di alis kiri
satu di alis kanan
dua di kuping kiri
dua di kuping kanan

sekarang tinggal sisa empat

satu di kuping kanan
satu di kuping kiri
satu di lidah

dan satu lagi di bagian rahasia
yang hanya diketahui oleh
aku kau dan dia

Bayu Angora | 2010

 

= Related Posts