penyair sajak freethinker indonesia

Pengumpat Hujan

dulu aku sering mengumpat hujan
karena hujan selalu turun
ketika aku sedang di perjalanan

lalu hujan kembali reda
ketika aku telah tiba di tujuan

dan begitulah seterusnya

setiap kali aku mengumpat hujan
seringkali aku berpikir
mungkin hujan benar-benar
jatuh cinta padaku

lalu angin berbisik supaya
aku banyak belajar pada hujan
mengenai bagaimana cara mencintai
seorang bajingan pengumpat sepertiku

Bayu Angora | 2011

 

= Related Posts

Elegi aku ingin menulis puisi sedihnamun entah kenapa, penaku enggan diajak cengeng!Bayu Angora | 2009 
Kencan Terakhirku di Fakultas Kedokteran tak hentinya kau katakan, "namamu selalu terukir di hatiku!"membuatku bosan sekaligus penasaransuatu malam kuseret kau ke fakultas kedok...
Sepuh yang dulu riuh kini mengaduhmungkin gelisah belum juga pecahmenanti sisa waktu lumpuh ditikam bisuBayu Angora | 2015 
Black Magic "ajari aku menghisap ganja!" katamu seusai menang pilkada"ganja ini spesial untukmu!" kataku padamu yang dungu itudengan penuh rasa bang...