freethinker adalah puisi penyair

Pagiku Berderit Ngilu

lelahku berlabuh di bantal gemuruh
menyepuh mata terjaga hingga ekor subuh

ragaku menggigil terkikis langit bolong

selimut halilintar membentak muak
mengoyak gendang telingaku
hingga pecah bernanah

pagiku merangkak berderit ngilu

tanpa embun
tanpa kokok ayam

Bayu Angora | 2009

 

= Related Posts

Benih di Perutmu kau memintaku pergi namun aku tidak maukarena aku menyayangi benih cinta di perutmumeskipun benih itu dilap dengan tisuBayu Angora | 2...
Ngepet tiup lilinnya tiup lilinnya tiup lilinnya sekarang juga sekarang juga sekarang jugaPUAH!kutiup lilin di ujung nyawa dan kau jadi babi se...
Toilet ayah memarahiku karena aku kencing sambil menyebut nama tuhanayah bilang tidak boleh membawa nama tuhan ke toiletibu juga memarahiku kar...
Kayu Bakar jika masih ada sisa langkahmu seret terus kayu salibmu itu hingga ke tangkuban perahumatahari telah lama habis dan aku butuh kayu bakara...