puisi adalah freethinker indonesia

Master Sensor

Banyak pilihan kata untuk mengungkap bahasa.

Namun tidak jarang pula orang
yang memilih memaksakan kata tertentu
kemudian malah disensor oleh dirinya sendiri.

Bangsat ditulis menjadi bangs*t.
Kontol ditulis menjadi kont*l.
Tai ditulis menjadi t*i.

Jika sensor tersebut merupakan kebijakan
dari pihak luar seperti penerbit
mungkin bisa dimaklum.

Tapi jika hal tersebut
dilakukan oleh dirinya sendiri,
ya mendingan cari padanan kata lain
yang arti dan maknanya cukup mendekati.

Tidak berani bilang bangsat?
Bilang saja garong.

Tidak berani bilang kontol?
Bilang saja penis.

Tidak berani bilang tai?
Bilang saja kotoran.

Ironis jika mengkritisi
lembaga sensor dan penyiaran
yang memburamkan dada di film kartun,
tapi tanpa sadar dirinya melakukan hal yang sama.

– Bayu Angora

 

= Related Posts

Anti Ini Itu Katanya anti pancasila, tapi masih hidup di Indonesia. Katanya anti agama, tapi tetap ibadah dan hari raya. Katanya anti politik, tapi ikut ...
Surga Utopis Surga yang diinginkan oleh manusia tentu banyak versi. Ada yang mendambakan kedamaian secara menyeluruh. Tapi ada juga mereka yang berobsesi...
Mahluk Suci Ketika kader partai kami banyak yang melakukan korupsi, publik pun menganggap bahwa partai kami adalah partai korup yang penuh dengan manipu...
Beragama dan Berkeluarga Mau beragama atau tidak, itu adalah pilihan. Begitupun dengan berkeluarga, itu juga pilihan.Orang memutuskan untuk beragama umumnya karena...