freethinker adalah sajak puisi

Lidah

entah karena sakit atau nikmat
kau mendatangiku sambil mengerang
pipimu merah nafasmu terengah-engah

perlahan kau bukakan kedua pahamu
ternyata lidahku masih menancap di sana

Bayu Angora | 2014

 

= Related Posts

Demam Panggung khuldi ditebang jadi kayu bakar ular dimasak setengah matangadam dan hawa lupa naskahnya malaikat tergelak iblis terbahakBayu Angora | 2...
Kencan sang wanita memanipulasi fotonya supaya tampak cantik sempurnasang pria memanipulasi statusnya supaya tampak mapan sejahteralalu mereka ...
Pagiku Berderit Ngilu lelahku berlabuh di bantal gemuruh menyepuh mata terjaga hingga ekor subuhragaku menggigil terkikis langit bolongselimut halilintar memb...
Al-Majnun aku adalah tuan yang paling baik aku adalah tuan yang cinta damai aku adalah tuan yang penuh kasihbagaimana? apakah kau setuju? jika kau t...