penyair puisi freethinker indonesia

Kelamin di Wajahmu

beribu kali kau yang salah
berjuta kali pula kau yang marah
maaf, kali ini aku bosan mengalah!

dengan ramah
kutelanjangi kau lewat sejarah

borokmu terkuak
kau tak mampu lagi mengelak

serasa kelamin pindah ke wajah
pipimu merah
nafasmu terengah-engah

semakin kau tertunduk malu
semakin ingin kututupi kepalamu
dengan celana dalamku!

Bayu Angora | 2012

 

= Related Posts

Zoophilia dengan penuh murka kau ucapkan segala hewan dan sumpah serapah kepadanyadengan muak membara dia pun memberikanmu pilihan: antara melupakan...
Insomnia suara sumbang tak pantas di tanah air yang makmurtembak!korban dan kalender usang mengendap di cangkir kopitenggak!semoga sejarah ya...
Reinkarbabi suatu nanti akan kupinang babi yang menawan dan seksi untuk kujadikan permaisurisuatu nanti akan kunikahi babi yang takluk pada suami supa...
Istana Kecoa dari kampanye turun ke hati dan kecoa pun memimpin kamijangankan jadi pemimpin kami pikiranmu pun masih harus dibenahi jangankan menangani...