freethinker adalah sajak blog

Kelakar

di malam yang liar
dengan gejolak berpendar
kau mengajakku diskusi di luar
berkelakar tentang zakar dan mawar

kita mencoba sabar
dengan ulu hati bergetar
menantikan apa lagi yang mekar
setelah kita memar dimabuk kelakar

kau terbahak lebar
ketika terkapar di kamar
karena kini kau kujuluki mawar
alias mahluk waras penggemar zakar

Bayu Angora | 2011

 

= Related Posts

Apologi Nisan Bisu aku teman sekolahmu yang waktu dulu sering mengejekmu karena kau pemalu dan hari ini aku sengaja menjengukmu untuk meminta maaf atas kenakal...
Sebelas Bintang Selepas Hujan dini hari selepas hujan tubuhku duduk di bebatuan kedua kakiku berdekapan memercik air di kolam ikansebelas bintang menggeliat mengintip d...
Kaum Anti Cermin ketika kami mendiskriminasi pihak lain itu berarti kami sedang menjalankan perintah agama dan kitab suciketika kami diserang balik oleh pi...
Nocturnist tak ada yang kalah tak ada yang menanghanya bintang kian meleleh menyaksikan kami telanjangBayu Angora | 2013