freethinker adalah blog sajak

Ironi Perdamaian

Kaum X, Y, Z menginginkan perdamaian.
Tapi justru malah menjadi perselisihan.

Kenapa malah bisa seperti itu?
Karena masing-masing punya versi sendiri.

X menginginkan perdamaian versi kitab X.
Y menginginkan perdamaian versi ajaran Y.
Z menginginkan perdamaian versi doktrin Z.

Hingga akhirnya mereka saling berperang
demi mewujudkan perdamaian sesuai versinya.

Berperang demi perdamaian memang ironis.

Sama ironisnya seperti psikopat
yang katanya penuh kasih dan sayang
tapi malah rajin mengancam dan menyiksa
hanya karena orang lain tidak mau memujanya.

– Bayu Angora

 

= Related Posts

Hukum Mati Mafia drugs dari Australia dihukum mati di Indonesia.Pemerintah Australia protes keras. Mereka pun menarik duta Australia dari Indonesia. ...
Siklus Sisifus Pejabat didukung oleh partai. Partai dipilih melalui suara rakyat. Suara rakyat dipungut ketika pemilu.Ketika ada partai berkelakuan bangs...
SuperHero Pada awalnya, manusia berimajinasi membayangkan sosok super yang jauh melebihi kemampuan dirinya.Lalu manusia membayangkan mengenai berbag...
Sosial dan Spiritual Humanisme seharusnya menjadi perayaan bersama. Baik mereka yang relijius ataupun non believer idealnya saling memanusiakan manusia.Yang me...