freethinker adalah blog sajak

Ironi Perdamaian

Kaum X, Y, Z menginginkan perdamaian.
Tapi justru malah menjadi perselisihan.

Kenapa malah bisa seperti itu?
Karena masing-masing punya versi sendiri.

X menginginkan perdamaian versi kitab X.
Y menginginkan perdamaian versi ajaran Y.
Z menginginkan perdamaian versi doktrin Z.

Hingga akhirnya mereka saling berperang
demi mewujudkan perdamaian sesuai versinya.

Berperang demi perdamaian memang ironis.

Sama ironisnya seperti psikopat
yang katanya penuh kasih dan sayang
tapi malah rajin mengancam dan menyiksa
hanya karena orang lain tidak mau memujanya.

– Bayu Angora

 

= Related Posts

Moral Dogmatis Moral itu harus berdasarkan kesadaran. Melakukan kebaikan karena sadar bahwa itu baik. Tidak melakukan kejahatan karena sadar bahwa itu buru...
Cakrawala Bertanya Jika tuhan dijadikan alasan mengenai keberadaan sesuatu, lalu siapa yang menciptakan tuhan?Jika ada yang menjawab bahwa tuhan itu tidak ad...
Gallery dan Masyarakat Keberadaan gallery high level seolah mempertegas jarak dan eksklusivitas antara seni dengan masyarakat, terutama dengan masyarakat awam.Ka...
Alien dan Musik Apakah alien bermain musik?Seandainya alien memang ada, jawabannya bisa iya, bisa juga tidak. Tergantung definisi musik yang dimaksud.Ma...