sajak penyair freethinker indonesia

Investasi Surgawi

Anak murtad adalah beban yang akan menyeret orangtua
untuk ikut menanggung dosa anaknya ketika masuk neraka.
Dan anak yang soleh adalah investasi surgawi bagi orangtua.

Meskipun orangtua telah meninggal,
tapi jika anaknya soleh dan rajin mendoakan,
maka pahala akan terus mengalir kepada orangtua.

Dogma seperti inilah yang akhirnya membuat agama
bisa terus mewabah hingga lintas generasi.

Karena mereka yang telah terinfeksi virus ini
tentu tidak mau kehilangan investasi surgawinya,
apalagi terseret masuk neraka karena dosa anaknya.

Orang beragama yang mengaku dirinya pluralis, liberal, dll,
bisa saja menjalin hubungan lintas agama secara harmonis.

Tapi keharmonisan ini belum tentu berlaku seandainya
yang berbeda agama atau pindah agama adalah
keluarganya sendiri, terutama anak.

Karena sepluralis dan seliberal apapun,
selama masih terinfeksi virus investasi surgawi,
maka si anak tidak bisa bebas menentukan agamanya.

Bagimu agama keluargamu, bagiku tidak perlu.

– Bayu Angora

 

= Related Posts

Agama dan Selangkangan Ada orang yang gemar membahas selangkangan. Tapi giliran membahas agama malah sensitif.Ada juga orang yang gemar mengkritisi agama. Tapi g...
Mayoritas Iman Ada orang dari kalangan minoritas menjadi pemimpin di wilayah mayoritas.Apakah itu adil? Apakah itu bagus? Apakah itu berkah? Apakah i...
Sosial dan Spiritual Humanisme seharusnya menjadi perayaan bersama. Baik mereka yang relijius ataupun non believer idealnya saling memanusiakan manusia.Yang me...
Kubangan Fallacy Penekanan dalam argumen itu diperlukan ketika ada hal penting yang butuh sorotan lebih. Bisa dengan penggunaan bold, caps lock, underline, d...