blog penyair freethinker indonesia

Guillotine

jerit lambung mengerang kelaparan
digusur ditekan disiksa dan dimatikan
saling sikut saling rebut dongeng tuhan
hingga koyak tersangkut di tanduk setan

buncit lambung meregang kekenyangan
merampas masa depan demi kekuasaan
tebal muka kebal hukum bebal perasaan
tetap cengengesan meski penuh kutukan

guillotine mulai gelisah di peristirahatan
merindukan lezatnya leher para bajingan

Bayu Angora | 2012

 

= Related Posts

Piranha di sungai amazon kulukis wajahmu dengan jarikubaru kuselesaikan satu matamu jariku hilang satuBayu Angora | 2010 
Retak Seribu berburu tanya tanah dan debu menggali hingga ke abu waktu kusapa kau dengan tanda seru kau jawab aku dengan sembiluini bahasamu?berakit-...
Doa aku berdoa semoga kamu tambah langsingtapi ternyata kamu malah tambah gemukmungkin doaku kalah oleh kekuatan ngemilmuBayu Angora | 201...
Toilet ayah memarahiku karena aku kencing sambil menyebut nama tuhanayah bilang tidak boleh membawa nama tuhan ke toiletibu juga memarahiku kar...