puisi adalah freethinker indonesia

Es Krim

meleleh sebelum dijilat
kau vanila dan aku cokelat

ada yang perlahan merambat
dari dingin menuju hangat

entah iblis atau malaikat
yang mengintip kita dengan mata berat

dan entah jerit siapa yang menyayat
ketika kita saling bertukar keringat

kini masih sanggupkah kau mengingat
siapa vanila dan siapa cokelat?

Bayu Angora | 2011

 

= Related Posts