puisi adalah freethinker indonesia

Es Krim

meleleh sebelum dijilat
kau vanila dan aku cokelat

ada yang perlahan merambat
dari dingin menuju hangat

entah iblis atau malaikat
yang mengintip kita dengan mata berat

dan entah jerit siapa yang menyayat
ketika kita saling bertukar keringat

kini masih sanggupkah kau mengingat
siapa vanila dan siapa cokelat?

Bayu Angora | 2011

 

= Related Posts

Draculove bercinta denganku adalah doa bisikmu tepat menjelang cumbukau sodorkan payudara namun aku lebih terkesima dengan jenjang lehermu belakas...
Nostalgia seringkali aku senyum sendiri tertawa sendiridi WC di bus di cafe di taman di kantor di gallery di panggung di mana-manalalu orang-orang...
Etalase Khotbah terdamparlah aku di jantung megapolis di riuhnya lalu lalang para pengembara juga para pengusaha dan pengguna jasa yang saling menawar arti ...
Obituari Raja Babi badan tambun tak selamanya tamak badan langsing tak selamanya bijakada yang ikhtiar memahlawankanmu sambil memungut rongsok taringmuada ...