puisi adalah freethinker indonesia

Es Krim

meleleh sebelum dijilat
kau vanila dan aku cokelat

ada yang perlahan merambat
dari dingin menuju hangat

entah iblis atau malaikat
yang mengintip kita dengan mata berat

dan entah jerit siapa yang menyayat
ketika kita saling bertukar keringat

kini masih sanggupkah kau mengingat
siapa vanila dan siapa cokelat?

Bayu Angora | 2011

 

= Related Posts

Cupid Blues sang cupid bergitar di angkasa melupakan tugasnya karena bosansang arjuna melesatkan anak panahnya ke sayap sang cupid supaya dilanda kasm...
Religion of Peace kritik dibalas darah guyon dibalas darah saingan dibalas darah teknologi dibalas darah semuanya dibalas darahkarena kami agama damai!Bay...
Malaikat Mabuk hilang akal digerayangi alkohol sepasang sayapku tertinggal di panggung rock n rollBayu Angora | 2010 
Infinitum mungkin bagimuh u j a nhanyalah tetesan airtapi bagikuh u j a nadalah jejak rindu yang tak kunjung berakhirBayu Angora | 2015&...