penyair puisi freethinker indonesia

Elegi Petimati

kau memang penyair besar
sungguh pintar dan rajin belajar

sedangkan aku hanya sekadar
penyajak bebal yang kurangajar
tidak pintar dan tidak rajin belajar

kau memang penyair senior
enggan berkarya kata yang kotor

sedangkan aku hanya junior
bertubuh panas seperti kompor
dan masih suka bermain isi kolor

kau yang sudah ejakulasi dini
akhirnya berpamit dan undur diri

sedangkan aku tersenyum geli
membayangkanmu digerogoti sepi
sambil belajar masturbasi di petimati

Bayu Angora | 2012

 

= Related Posts

Boneka bonekamu yang kau titipkan padaku dia bisa bicaramungkin kau tak percayatapi ini nyata bonekamu itu selalu mengucap rinduBayu Angora |...
Piercing dulu ada sembilan metal menembus tubuhkusatu di bibir satu di lidah satu di hidung satu di alis kiri satu di alis kanan dua di kupin...
Buluh Perindu seperti yang kau katakan dulu anggap saja cerita kau dan aku sebatas komedi yang tidak lucucerita kita adalah buluh perindu dan aku tidak ...
Sosialita para istri yang super sosialita sibuk permak dan sedot lemaklalu para suami yang dermawan menyumbangkan lemak istrinya itu kepada kaum dhu...