freethinker adalah sajak blog

Bulan Datang Bulan

di balkon itu kita berdua
ditemani bulan yang sedang montok,
sebotol bir, sebungkus rokok kretek,
dan paduan suara tokek

kau yang dari tadi bersandar di bahuku
memintaku untuk membacakan puisi

ya, aku akan membuatkan puisi
dan membisikkannya di telingamu

bulan di atas sana tampak bulat berisi
seperti halnya kamu yang sedang
datang bulan dan doyan makan
mungkin bulan sedang datang bulan?

kau terhenyak dari bahuku,
lalu mengunyah bulan yang renyah itu
dan memuntahkannya di hadapanku!

Bayu Angora | 2011

 

= Related Posts

Cumbu Perindu kau tak bisa lagi berdusta karena bayangku selalu adaselalu ikut bersamamu bahkan ketika kekasihmu tengah bercinta denganmumungkin kau l...
Rasa Ayam Bawang aku telanjang dengan batang tegang berlapis kondom rasa pisangkau pun telanjang dengan lubang meregang belepotan membasahi ranjangkau me...
Retak Seribu berburu tanya tanah dan debu menggali hingga ke abu waktu kusapa kau dengan tanda seru kau jawab aku dengan sembiluini bahasamu?berakit-...
Mati Suri separuh jaga separuh mimpi semoga kutukan hanya ilusijalur atas bawah kanan kiri meminta tumbal setiap harikisah yang telah lama sunyi d...