blog puisi freethinker indonesia

Berhala Tak Kasat Mata

kisah purba yang menjadi dogma
terasa benar jika kau meyakininya

berhala itu bukan hal buruk selama
tidak menjadi belenggu bagi sesama

banyak pilihan tuk nominasi berhala
dari berwujud hingga tak kasat mata

berhala yang baik layaknya para idola
berhala yang buruk seperti para mafia

mengazab mahluk sendiri adalah kuasa
ngamuk dan menyiksa adalah sempurna

berhala yang maha buas maha penyiksa
saatnya kutinggalkan kau tuk selamanya

Bayu Angora | 2013

 

= Related Posts

Kelakar di malam yang liar dengan gejolak berpendar kau mengajakku diskusi di luar berkelakar tentang zakar dan mawarkita mencoba sabar dengan ulu...
Kelamin di Wajahmu beribu kali kau yang salah berjuta kali pula kau yang marah maaf, kali ini aku bosan mengalah!dengan ramah kutelanjangi kau lewat sejarah ...
Harmonika kuberikan sekian nada yang masih mengangatapi kau malah berpesta di jendela menuju surgamasih cukupkah bir kita?Bayu Angora | 2009&n...
Hujan hujan adalah tangis bidadari yang cemburu karena aku terlanjur mencintaimuBayu Angora | 2010