sajak adalah freethinker indonesia

Benih di Perutmu

kau memintaku pergi
namun aku tidak mau

karena aku menyayangi
benih cinta di perutmu

meskipun benih itu
dilap dengan tisu

Bayu Angora | 2016

 

= Related Posts

Gerimis di Jendelamu kau menatap ikan di akuarium sambil tersenyumsementara aku hanyalah gerimis yang menyapa jendela kamarmusebelum akhirnya lenyap disapu w...
Heavy Ending pesan tak kubaca telefon tak kuangkat makan tak kusantap tidur pun kutunda lagisemuanya kuabaikan dan kuterlantarkan demi akhir sajak ini...
Ziarah Separuh Bunga aku cemburu pada hujan yang ikut berteduh di bawah payungmu cumbui wajah dan pasrahmulalu kau cemburu pada petir yang menikam tubuhku hing...
Pengumpat Hujan dulu aku sering mengumpat hujan karena hujan selalu turun ketika aku sedang di perjalananlalu hujan kembali reda ketika aku telah tiba di ...