puisi penyair freethinker indonesia

Bahaya Laten

“Kenapa saya ditangkap?”
“Kamu memakai logo palu arit.”

Dia pun melepaskan logo tersebut.
Tapi besoknya malah ditangkap lagi.

“Kenapa saya ditangkap lagi?”
“Kamu menyimpan buku komunis.”

Dia pun menyerahkan buku tersebut.
Tapi besoknya malah ditangkap lagi.

“Kenapa saya malah ditangkap lagi?”
“Kamu mengikuti diskusi berbau sosialis.”

Dia pun meninggalkan diskusi tersebut.
Tapi besoknya malah ditangkap lagi.

“Kenapa saya masih saja ditangkap lagi?”
“Kamu nyanyi lagu Genjer-Genjer. Itu dilarang”

Dia pun menghentikan nyanyi tersebut.
Tapi besoknya malah ditangkap lagi.

“Kenapa saya masih terus saja ditangkap lagi?”
“Kamu kidal. Kamu dianggap sebagai bahaya laten.”

– Bayu Angora

 

= Related Posts

Damnivora Ada mobil yang mengangkut barang dagangan terkena musibah hingga mobilnya terbalik dan barang dagangannya berserakan.Lalu warga berbondong...
Seandainya Tuhan Itu Ada Apakah tuhan akan mengasihi semua mahluk termasuk mereka yang tidak menyembahnya?A. Jika YA Berarti kita tidak perlu menyembahnya karena t...
Tumbal Takhayul Socrates dihukum mati karena pemikirannya yang kritis. Socrates dianggap berbahaya karena pemikirannya membuat generasi muda Athena menjadi ...
Sabda Vagina Karena kita adalah wanita yang peka dan sensitif, maka kita harus terus berjuang untuk emansipasi.Emansipasi yang akan kita perjuangkan ad...