sajak adalah freethinker indonesia

Anjing di Gallery

Guillermo Vargas adalah seorang conceptual artist
yang dianggap kontroversial karena karyanya
berupa anjing yang dipungut dari jalanan
lalu dipamerkan di sebuah gallery.

Pengunjung merasa iba dengan anjing tersebut
dan menganggap bahwa yang dilakukan
oleh sang artist itu sangat kejam.

Ketika konferensi pers,
sang artist pun menjelaskan bahwa
seperti itulah tipe kemunafikan di masyarakat.

Di satu sisi mereka tiba-tiba begitu peduli
ketika melihat anjing yang kelaparan di gallery.
Tapi di sisi lain mereka malah tidak berbuat apa-apa
ketika melihat banyaknya anjing yang kelaparan di jalanan.

– Bayu Angora

 

= Related Posts

Amorfashit Jutaan sperma baru saja diluncurkan. Ketika hendak menuju sel telur, Mereka pun berdiskusi dulu.Sperma cerdas tidak ada yang mau ...
Maha Pengabul Anda ingin segera dapat jodoh? Anda ingin sehat dan awet muda? Anda ingin kaya, bahagia, sejahtera?Saya bisa mengabulkan keinginan anda!...
Gallery dan Masyarakat Keberadaan gallery high level seolah mempertegas jarak dan eksklusivitas antara seni dengan masyarakat, terutama dengan masyarakat awam.Ka...
Ajaran Konyol Mitos yang dipuja di masa lalu menjadi kekonyolan di masa kini.Mitos yang disembah di masa kini menjadi kekonyolan di masa depan.Umat X ...