blog puisi freethinker indonesia

Abracadabra

dengan mengucap abracadabra
semoga kita senantiasa
sehat bahagia

seperti penyair yang tertawa
ketika hendak menyetubuhi aksara

seperti iblis yang mendesah lega
ketika usai mewujud sebagai tanda baca

Bayu Angora | 2014

 

= Related Posts

Revolver dari enam lubang yang menunggu hanya satu lubang yang berpelurukau ingin menikamku beribu kali namun kau tak pernah punya nyalikau tak p...
Sebelas Bintang Selepas Hujan dini hari selepas hujan tubuhku duduk di bebatuan kedua kakiku berdekapan memercik air di kolam ikansebelas bintang menggeliat mengintip d...
Es Krim meleleh sebelum dijilat kau vanila dan aku cokelatada yang perlahan merambat dari dingin menuju hangatentah iblis atau malaikat yang men...
Permadani cintamu bagaikan permadani meski telah kuinjak berulang kali tapi tetap indah untuk dijadikan puisiBayu Angora | 2016